Selasa, 06 Januari 2009

Sejarah Perkembangan Bolgspot

Dosen sudah nge-bLog, staff2 dikalangan UNS sudah nge-Blog, terakhir ormawa di UNS-pun juga nge-BLOG. Sebenarnya pada tau gak sich asal mula blog itu..?? NIch tak cariin informasinya, silakan disimak dan diperhatiin bener2, setelah itu kasih comment-nya…

Masih ingatkah dengan Mosaic ?? Yup benar, dia adalah browser pertama kali di jagad internet-an, jauh sebelum munculnya IE ( Internet Explorer ) dan Netscape. Pada browser tersebut terdapat halaman What’s New yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Marc Anderson ( si pembuat browser tersebut ). Nach blog pertama kemungkinan adalah halaman What’s New itu, tapi masih sederhana banget. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai membuat website pribadi bernama Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada diluar sana belumlah seberapa sekarang. Hal ini disebabkan karena pada saat itu tidak semua orang bisa membuatnya, saat itu masih diperlukan suatu keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, bahasa HTML dan Java Script, dan web hosting blog. Sehingga pada waktu itu hanya mereka2 yang berkecimpung di bidang internet, System Administrator atau Web Designerlah yang menciptakan blog-blog disela2 kesibukan mereka.

Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan sedikit pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu ( Juli 1999 ), Pitas telah terlebih dulu menyediakan layanan yang serupa dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak sehingga akhirnya muncullah Blogger.com. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Melihat perkembangan blog yang begitu pesatnya, kemudian pada akhir tahun 2002, perusahaan besar search engine Google.com mengakuisi atau membeli Blogger.com dari PyraLabs. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat terbuka dan free yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Sumber : hendri.staff.uns.ac.id/2008/09/sejarah-blog

Minggu, 04 Januari 2009

perkembangan handphone

Perkembangan HP

Perkembangan telepon seluler sekarang ini juga menjadi menarik untuk disimak karena konvergensi teknologi yang sekarang terjadi mengisyaratkan kita bahwa kemajuan teknologi komunikasi informasi sekarang ini tidak memiliki batas sama sekali. Sulit bagi kita sekarang ini membedakan mana masuk kategori ponsel, kategori komputer, kategori pemutar musik digital, maupun kategori kamera digital atau video digital.Tampaknya sudah tidak ada lagi batasan yang jelas antara berbagai teknologi yang tersedia sekarang ini di pasaran yang semuanya menjadi sebuah kesatuan dan berbagai fungsi terkumpul dalam sebuah perangkatJika di bandingkan dengan jaman dulu perkembangan teknologi handphone tidak berkembang pesat seperti sekarang ini.· dapat di lihat dari model handphone jaman dulu desai nya sangat sederhana dan lebih cenderung simple,tidak seperti jaman sekarang,model handphone banyak yang berbentuk unik dan besar.· Jaman dulu layar handphone hanya bisa 1 warna atau sedikit.· Ringtone nya masih pollyphonic.· Belum bisa mengunakan lagu sebagai nada sambung.Dan perkembangan yang semakin maju Pada industri ponsel, dapat di lihat fenomena terlihat dengan semakin banyaknya perangkat ponsel yang penuh dengan berbagai ragam kemampuan multimedia, dan bahkan pada model-model tertentu sudah bisa menjadi fungsi komputer dengan kecepatan komputasi yang setara ketika komputer pertama kali digunakan secara massal oleh konsumen. di antara perkembangan kedua teknologi ini adalah persoalan desain. Rancangan desain ponsel sekarang ini beribu macam, dari yang sederhana sebagai sebuah ponsel belaka sampai tercanggih.Contohnya saja untuk handphone jaman sekarang,banyak ang sudah dilengkapi oleh kecanggihan teknoogi seperti MMS,3G,GPRS,ringtone ujuga semakin canggih(bisa mengunakan MP3 sebagai ringtone),warna untuk layar semakin banyak,dan untuk sekarang ini nada sambung handphone bia mengunakan sesuai dengan yang kita inginkan.

  • MMS :seperti pesan text biasa,tetapi untuk MMS dapat melakukan pengiriman pesan beserta gambar.
  • 3G : telepon dengan lawan bicara,tetapi bisa di lakukan secara tatap muka.(dan sekarang untuk handphone yang lebih canggih dilengkapi 3,5G dan 4G).
  • GPRS: untuk internet,membuka email.

Dengan semakin maju perkembangan teknologi handphone semakin membantu oran-orang dalam melakukan segala aktifitas,karena handphone dapat dikatakan sebagai indenditas seseorang.

Sekarang ini perkembangan teknologi ponsel sangatlah menjajikan apabila dilihat dari dunia bisnis. Mereka memanfaatkan ide-ide kreatif mereka dengan hanya mengeluarkan modal yang tidak banyak tapi bisa menghasilkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya.Seperti yang kita ketahui sekarang ini banyak sekali game-game yang bisa di download ke hp kita dengan mudahnya. Hanya dengan tinggal mengirimkan sms seharga kurang-lebih 2000 rupiah kita bisa mendapatkan game yg kita mau. Ataupun lagu-lagu yang baru-baru untuk dijadikan ringtone.

Ataupun sekarang ini kita juga bisa mendownload foto-foto artis, mendapatkan sms dari artis favorit kita dengan hanya mengirimkan sms saja. Tidak hanya untuk hiburan saja kita juga bisa mendapatkan informasi atau berita dengan cara berlangganan maka tiap hari provider akan mengirimkan berita terbaru yang kita inginkan. jadi dengan adannya bisnis ini, seperti terjadi adanya simbiosis mutualisme antara pengguna seluler dengan provider pasalnya dengan mengeluarkan uang kurang lebih 2000 kita juga akan mendapatkan informasi-informasi yang kita inginkan, seperti selebritis, berita, pendidikan sampai ramalan sehinga masing-masing pihak mendapatkan keuntungannya masing-masing. Tetapi tidak semua provider berlaku jujur karena terkadang walaupun kita telah memutuskan untuk tidak melanjutkan berlanganan lagi, tetapi mereka tetap memotong pulsa kita. Jadi kita sebagai consumen harus pintar-pintar memilih.

Handphone saat ini memang bukan barang yang aneh untuk masyarakat Indonesia. Industri handphone, bergerak sangat cepat, setara dengan melesatnya kecepatan suaranya. Kini semakin banyak teknologi pendukung yang terintegrasi dengan produk HP, seperti radio FM, kamera digital dan pemutar MP3. Belum lagi ukuran HP yang berlomba untuk makin kecil dan menarik. Pilihan operator dan jangkauan operator pun menjadi yang semakin banyak dipasaran, turut memanjakan konsumen. HP kini bukan lagi sekadar alat untuk berkomunikasi. Ia adalah gaya hidup, penampilan, tren dan prestise. Kini dunia HP adalah dunia untuk berkomunikasi, berbagi, mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, musik dan video.
Teknologi HP pertama kali diperkenalkan 3 April 1973. Komunitas bisnis telefon bergerak mengingatnya sebagai hari lahirnya HP. Saat itu untuk pertama kalinya pembicaraan jarak jauh dengan perangkat telefon bergerak portable dilakukan. Yang pertama kali mencobanya adalah Martin Cooper, General Manajer Divisi Sistem Komunikasi Motorola. Ide HP datang dari Cooper yang bermimpi untuk membuat alat komunikasi yang fleksibel. Ia menginginkan untuk dapat keluar dari keterbatasan telefon tetap (fixed phone). HP Mr. Cooper ini memiliki berat hampir 1 kg dengan ukuran tinggi 33 cm. Sebagai teknologi baru, HP tersebut tidak langsung dijual ke masyarakat. Perlu waktu sampai 10 tahun sampai tersedia layanan komersial telefon bergerak.
Tepatnya pada tahun 1983, ketika Motorola memperkenalkan DynaTAC 8000X. Inilah HP pertama yang mendapat izin dari Federal Communications Commission) FCC dan bisa dipergunakan untuk tujuan komersial. FCC adalah badan pemerintah di AS yang mengatur semua regulasi menyangkut penyiaran (broadcasting) dan pengiriman sinyal radio atau televisi lewat gelombang udara. HP ini tersedia di pasaran pada bulan April 1983. Beratnya sekira 16 ons atau 1/5 kg. Dijual dengan harga 3.500 Dolar AS atau sekira Rp 30-an juta.

Handphone pada saat ini tidak hanya digunakan oleh kalangan dewasa saja. Sekarang anak-anak pun sudah banyak yang memiliki handphone dengan kecanggihan yang tidak kalah dengan handphone orang dewasa. Sehingga dampaknya terjadi tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak.Misalnya pada anak-anak selain fungsi handphone sebagai alat komunikasi, anak-anak dinilai “ikut-ikutan” terhadap tren saja. Banyak hal yang dapat diperhatikan dari fenomena ini. Misalnya adalah jika dilihat dari segi sosial, kesenjangan akan sangat terlihat antara anak yang berasal dari keluarga mampu secara finansial dan yang tidak dalam suatu komunitas di sekolahnya. Penggunaan telepon selular secara tidak langsung juga dinilai dapat mempengaruhi lingkungan pergaulan anak-anak. Kepemilikan telepon selular oleh anak berkaitan dengan perkembangan psikologisnya khususnya dalam mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial dan komunikasi serta keinginan untuk diterima di pergaulannya (popularitas). Kreativitas, ego serta kondisi lingkungan (apakah teman-temannya mempunyai telepon selular) secara psikologis dapat memicu seorang anak untuk memiliki telepon selular.

Selain itu dampak negatif dari perkembangan teknologi hadphone terjadi juga pada orang dewasa diantaranya :

  1. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
  2. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar. Dengan fasilitas yang dimiliki oleh HP, maka di zaman yang serba canggih dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa perlu beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang. Mulai dari mengisi pulsa, transfer uang, memesan tiket, belanja, hingga memesan makanan dapat dilakukan tanpa beranjak dari tempat sedikitpun. Memang akan menjadi lebih mudah tetapi orang akan lebih tidak peduli dengan rasa sosial.

sumber :

http://www2.kompas.com

http://bbawor.blogspot.com/2008/05/pengaruh-penggunaan-telepon-selular.html

www.petra.ac.id/~puslit/journals/pdf.php?PublishedID=INT06040104

http://missdsays.blogspot.com/2008/09/kemajuan-teknologi-saat-ini-sangat.html

http://kuliahpakjaiz.blog.friendster.com/?p=78

Sabtu, 27 Desember 2008

SEJARAH HANDPHONE

SEJARAH HANDPHONE

Handphone Begitu populer saat ini, bahkan mulai beberapa tahun lalu, Hp atau Handphone seolah sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat indonesia, mau dagang sayur, tukang sampah, sampe anggota DPR tak ketinggalan menggunakan fasilitas yang 10 tahun lalu di anggap wah, atau barang mewah.

Selain hal yang saya sebutkan diatas, Handphone kini menjadi kebutuhan pokok orang indonesia di karenakan juga karena harga nya yang Murah, banyak Hp Murah beredar dengan kualitas yang lumayan canggih. Tapi apakah anda tau sejarah awal Hp itu ada? Berikut adalah secuil sejarah Handphone atau yang biasa di singkat Hp di indonesia.

Sejarah telepon seluler atau yang kita kenal HP, ternyata sudah ada dari jaman penjajahan, yaitu kira-kira tahun 1947 di negara paman sam alias Amrik dan Eropa sana. Pada tahun 1910 adalah cikal bakal telepon seluler yang ditemukan oleh Lars Magnus Ericsson, yang merupakan pendiri perusahaan Ericsson yang kini di kenal dengan perusahaan Sony Ericsson. Pada awalnya, orang Swedia ini medirikan perusahaan Ericsson memfokuskan terhadap bidang bisnis perlaan telegraf, dan perusahaanya juga tidak terlalu besar pada waktu itu.

Pada tahun 1921 pertama kalinya Departemen Kepolisian Detroit Michigan menggunakan teleopn mobile yang terpasang di semua mobil polisi dengan menggunakan freuensi 2 MHz.

Pada tahun 1960, di Finlandia sebuah perusahaan bernama Fennis Cable Works yang semula berbisnis dibidang kabel, melakukan ekspensi dengan mendirikan perusahaan elektronik yang bernama Nokia sebagai handset telepon seluler.

Tahun 1970-an perkembangan telepon mobile menjadi pesat dengan di dominasi oleh 3 perusahaan besar yaitu di Eropa dengan perusahaan Nokia dan rerusahaan Mototola-nya.

Pada tahun 1969, sistem telekomunikasi seluler dikomersialkan. Setelah tahun 1970, telekomunikasi seluler semakin sering dibicarakan orang. Motorola mengenalkan telepon genggam tiga tahun kemudian. Ukurannya memang cukup besar dengan antena pendek. Ada pula ponsel dengan ukuran sekoper. Dr Cooper yang menjadi manajer proyek inovasi Motorola itu memasang base station di New York. Untuk proyek ini Motorola bekerja dengan Bell Labs. Penemuan ini sekaligus diklaim sebagai penemuan ponsel pertama. Di suatu pagi 3 April 1973,Cooper, saat itu menjabat sebagai general manager pada Divisi Communication Systems Motorola mempertunjukkan cara berkomunikasi aneh dari terminal telepon portable. Dia mencoba ponsel ‘raksasanya’ sambil berjalan–jalan di berbagai lokasi di New York. Itulah saat pertama ponsel ditampilkan dan digunakan di depan publik.

Dalam pertunjukan itu, Cooper menggunakan ponsel seberat 30 ounce sekitar (800 gram) atau sepuluh kali lipat dibandingkan rata – rata ponsel yang beredar saat ini.

Demikian lah sejarah hp yang selama ini kita gunakan, kalo dulu orang memiliki hp sudah merupakan sebuah barang yang wah, tapi kini anak SD yang memiliki dua buah handphone merupakan hal yang sangat biasa. Perkembangan teknologi tak akan berhenti disini, masih banyak inovasi yang mungkin akan terus muncul pada musim-musim mendatang. Kita nantikan saja…

SUMBER : www.hpmurah.info/2008/11/sejarah-hp/ - 34k

Jumat, 26 Desember 2008

SEJARAH TELEVISI

SEJARAH TELEVISI

Pada tahun 1873 seorang operator telegram menemukan bahwa cahaya mempengaruhi resistansi elektris selenium. Ia menyadari itu bisa digunakan untuk mengubah cahaya kedalam arus listrik dengan menggunakan fotosel silenium (selenium photocell)

Kemudian piringan metal kecil berputar dengan lubang-lubang didalamnya ditemukan oleh seorang mahasiswa yang bernama Paul Nipkow di Berlin, Jerman pada tahun 1884 dan disebut sebagai cikal bakal lahirnya televisi. Sekitar tahun 1920 John Logie Baird dan Charles Francis Jenkins menggunakan piringan karya Paul Nipkow untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, serta penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Pada waktu itu belum ditemukan komponen listrik tabung hampa (Cathode Ray Tube)

Televisi elektronik agak tersendat perkembangannya pada tahun-tahun itu, lebih banyak disebabkan karena televisi mekanik lebih murah dan tahan banting. Bukan itu saja, tetapi juga sangat susah untuk mendapatkan dukungan finansial bagi riset TV elektronik ketika TV mekanik dianggap sudah mampu bekerja dengan sangat baiknya pada masa itu. Sampai akhirnya Vladimir Kosmo Zworykin dan Philo T. Farnsworth berhasil dengan TV elektroniknya. Dengan biaya yang murah dan hasil yang berjalan baik, orang-orang mulai melihat kemungkinan untuk

Vladimir Zworykin, yang merupakan salah satu dari beberapa pakar pada masa itu, mendapat bantuan dari David Sarnoff, Senior Vice President dari RCA (Radio Corporation of America). Sarnoff sudah banyak mencurahkan perhatian pada perkembangan TV mekanik, dan meramalkan TV elektronik akan mempunyai masa depan komersial yang lebih baik. Selain itu, Philo Farnsworth juga berhasil mendapatkan sponsor untuk mendukung idenya dan ikut berkompetisi dengan Vladimir.

TV ELEKTRONIK
Baik Farnsworth, maupun Zworykin, bekerja terpisah, dan keduanya berhasil dalam membuat kemajuan bagi TV secara komersial dengan biaya yang sangat terjangkau. Di tahun 1935, keduanya mulai memancarkan siaran dengan menggunakan sistem yang sepenuhnya elektronik. Kompetitor utama mereka adalah Baird Television, yang sudah terlebih dahulu melakukan siaran sejak 1928, dengan menggunakan sistem mekanik seluruhnya. Pada saat itu sangat sedikit orang yang mempunyai televisi, dan yang mereka punyai umumnya berkualitas seadanya. Pada masa itu ukuran layar TV hanya sekitar tiga sampai delapan inchi saja sehingga persaingan mekanik dan elektronik tidak begitu nyata, tetapi kompetisi itu ada disana.

TV RCA, Tipe TT5 1939, RCA dan Zworykin siap untuk program reguler televisinya, dan mereka mendemonstrasikan secara besar-besaran pada World Fair di New York. Antusias masyarakat yang begitu besar terhadap sistem elektronik ini, menyebabkan the National Television Standards Committee [NTSC], 1941, memutuskan sudah saatnya untuk menstandarisasikan sistem transmisi siaran televisi di Amerika. Lima bulan kemudian, seluruh stasiun televisi Amerika yang berjumlah 22 buah itu, sudah mengkonversikan sistemnya kedalam standard elektronik baru.

Pada tahun-tahun pertama, ketika sedang resesi ekonomi dunia, harga satu set televisi sangat mahal. Ketika harganya mulai turun, Amerika terlibat perang dunia ke dua. Setelah perang usai, televisi masuk dalam era emasnya. Sayangnya pada masa itu semua orang hanya dapat menyaksikannya dalam format warna hitam putih.

TV BERWARNA
Sebenarnya CBS sudah lebih dahulu membangun sistem warnanya beberapa tahun sebelum rivalnya, RCA. Tetapi sistem mereka tidak kompatibel dengan kebanyakan TV hitam putih diseluruh negara. CBS yang sudah mengeluarkan banyak sekali biaya untuk sistem warna mereka harus menyadari kenyataan bahwa pekerjaan mereka berakhir sia-sia. RCA yang belajar dari pengalaman CBS mulai membangun sistem warna menurut formatnya. Mereka dengan cepat membangun sistem warna yang mampu untuk diterima pada sistem warna dan sistem hitam putih. Setelah RCA memamerkan kemampuan sistem mereka, NTSC membakukannya untuk siaran komersial thn 1953.

Berpuluh tahun kemudian hingga awal milenium baru abad 21 ini, orang sudah biasa berbicara lewat telepon selular digital dan mengirim e-mail lewat jaringan komputer dunia, tetapi teknologi televisi pada intinya tetap sama. Tentu saja ada beberapa perkembangan seperti tata suara stereo dan warna yang lebih baik, tetapi tidak ada suatu lompatan besar yang mampu untuk menggoyang persepsi orang tentang televisi. Tetapi semuanya secara perlahan mulai berubah, televisi secara bertahap sudah memasuki era digital.

SUMBER : misteridigital.wordpress.com/2007/09/24/sejarah-televisi/ - 80k

Minggu, 14 Desember 2008

KONVERGENSI PERANGKAT MULTIFUNGSI MENGUBAH PERSEPAI DUNIA

MOBILITAS dalam globalisasi sekarang ini menjadi sebuah fenomena sosial dan geografis dengan banyak ragam yang terdiri dari pergerakan, dislokasi, distribusi, dan kemampuan bergerak orang-orang, obyek, teknologi yang bergerak (laptop, telepon seluler), dan sejenisnya. Mobilitas mampu mengalihkan perhatian dari kondisi domestik dan stabil menjadi terfragmentasi dan mengalir. Esensi ini menjadi semakin tajam dan mendalam dengan kemajuan yang sangat pesat dan tidak terbayangkan sebelumnya akibat dorongan penting teknologi komunikasi informasi.

KETIKA mobilitas terintegrasi dengan teknologi komunikasi informasi, seorang individu yang tadinya terputus dari tempat dan hubungan pada lingkungan sebelumnya menjadi terhubungkan dan ditempatkan kembali dalam bentuk-bentuk yang baru. Esensi ini sebenarnya tertangkap dari berbagai perkembangan dan fenomena teknologi komunikasi informasi yang terus mendesak kehidupan kita untuk mencapai atau mencari sesuatu yang sama sekali baru.

Siapa saja di dunia ini sekarang memang tidak terelakkan untuk tidak bersinggungan dengan teknologi komunikasi informasi. Banyak aspek dalam teknologi komunikasi informasi yang terus berkembang dan merasuk ke dalam kehidupan kita. Kemajuan komputasi dalam penggunaan komputer, misalnya, menunjukkan bahwa industri teknologi komunikasi informasi dunia sekarang ini benar-benar bergerak ke arah mobilitas menembus batasan-batasan fisik ruang dan waktu.

Teknologi Centrino adalah contoh konkret, bagaimana industri teknologi komunikasi informasi benar-benar mendorong mobilitas dengan ketersediaan berbagai akses nirkabel (WiFi dan seluler) di mana saja di seluruh dunia. Dan memang, tren teknologi komunikasi informasi untuk tahun 2004 dan dua tahun ke depan akan terfokus pada produk-produk bergerak seperti laptop, telepon seluler (ponsel), Personal Digital Assistant (PDA), dan sejenisnya, meninggalkan perangkat- perangkat besar komputer jenis desktop yang sudah mencapai titik jenuhnya walaupun terjadi peningkatan kecepatan prosesor.

Fenomena ini akan menjadi sangat kental dengan kehidupan kita pada tahun 2004 ini dengan beragam produk teknologi maupun gadget yang menjadi perlengkapan yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Selain semakin terintegrasinya berbagai peran dan fungsi teknologi komunikasi informasi, faktor bentuk pun menjadi semakin ringkas, kecil, ringan, multifungsi, mudah digunakan, dan menyenangkan.

Mengubah persepsi

Tidak bisa disangkal bahwa gabungan telekomunikasi dan teknologi informasi memang telah mendorong terjadinya perubahan-perubahan penting di berbagai sudut dunia. Telepon, terutama telepon genggam yang disebut sebagai ponsel, bukan hanya mengubah bagaimana orang-orang berkomunikasi satu dengan lainnya, tetapi juga mengubah perilaku berbagai institusi berkomunikasi dengan warganya.

Ini setidaknya terjadi di negara-negara yang memiliki kesadaran betapa penting dan krusialnya perkembangan teknologi komunikasi informasi dewasa ini bagi negara dan masyarakatnya. Di negara-negara seperti Perancis, Irlandia, Inggris, Amerika Serikat, dan Australia, institusi sekolah menggunakan jasa pesan layanan singkat (SMS) untuk menginformasikan anak-anak yang bolos kepada orangtua mereka.

Sebuah Dewan Kotapraja di Belgia menggunakan jasa SMS untuk mengabarkan kepada para warganya kapan waktunya untuk meletakkan sampah mereka untuk dikumpulkan petugas kebersihan kota. Di beberapa kota dunia, pihak kepolisian menggunakan SMS untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kejahatan maupun untuk mencari saksi.

Kehadiran jasa SMS yang menjadi sebuah fenomena baru dalam kehidupan berkomunikasi ini memang telah mengubah cara pandang berbagai pemerintahan di dunia terhadap SMS. Di beberapa negara tertentu, SMS bisa dijadikan sebagai bukti di pengadilan. Para penguasa di Swiss dan Filipina yang sangat terkagum dengan kehadiran jasa teknologi SMS ini mempertimbangkan untuk memajaki SMS ini.

Fenomena SMS ini secara jelas dan tegas menunjukkan adanya perubahan-perubahan penting di kedua sisi, baik di sisi penggunanya sendiri maupun di sisi ponselnya. Ponsel telah mengubah masyarakat dan sebaliknya masyarakat juga ikut mengubah ponsel. Dan semua ini akibat perkembangan pesat teknologi komunikasi informasi yang melalui berbagai konvergensi mengubah keseluruhan pandangan dan persepsi kita terhadap kemajuan.

Pelengkap layanan

Bagi pengguna teknologi sekarang ini, mungkin menjadi menyenangkan kalau ponsel yang ada di dalam sakunya juga berfungsi sebagai lampu senter sehingga mudah mencari kunci yang terjatuh di bangku bioskop. Ponsel yang kita kenal sekarang ini pun menjadi berubah drastis dari ponsel pada awal diciptakannya.

Beberapa ponsel sudah mulai memperkenalkan pengukur suhu dan penghitung kalori makanan, seperti pada Nokia 5100. Ada yang juga berfungsi sebagai pengendali televisi (remote control) seperti pada model ponsel Samsung SCH-V410 yang berbasis CDMA-EVDO yang mampu memberikan koneksi akses data 1 MB per detik. Ada juga ponsel yang berfungsi sebagai pemutar lagu format MP3, perangkat rekaman, atau sebagai sarana permainan digital seperti N-Gage QD, produk Nokia yang terbaru.

Melihat perkembangan ponsel dan persaingan yang terjadi, tampaknya fenomena ponsel akan terus berkembang. Nokia, Motorola, dan beberapa pembuat ponsel kelas dunia bersiap-siap untuk memperkenalkan teknologi baru sebagai pelengkap jasa layanan SMS, yang disebut sebagai push-to-talk menjadikan ponsel di tangan kita sebagai sebuah handy-talky.

Teknologi yang juga disebut sebagai Push-to-talk over Cellular (PoC) ini menggunakan jaringan GPRS (General Packet Radio Service), dan menurut John M Stefanac dari Vice President Nokia Networks di sela- sela acara Nokia Connection 2004 di Singapura pekan lalu mengatakan, penggelaran PoC di operator Nextel telah meningkatkan ARPU (Average Rate Per User) yang menjadi persoalan berbagai operator seluler di seluruh dunia karena minimnya pendapatan penggunaan pulsa.

Mendukung mobilitas

Tahun 2004 ini akan banyak teknologi yang bermunculan dan terpusat pada semakin gencarnya konvergensi antara telekomunikasi dan komputasi. Nokia sendiri merencanakan untuk menggelar 40 produk baru sampai dengan akhir tahun ini (sekarang baru 18 produk), termasuk di antaranya adalah seri Communicator 9500 yang sekarang ditunggu oleh banyak orang karena berbagai fitur penting yang terdapat di dalamnya, seperti kamera digital, Bluetooth, dan Wi-Fi.

Ada kecenderungan pada tahun 2004 ini, produk-produk teknologi akan menjadi semakin kecil dan mengarah ke bentuk-bentuk yang mudah untuk di bawa ke mana-mana, termasuk komputer laptop dengan berat setidaknya sampai dengan 2 kg. Teknologi PDA yang tahun lalu mengalami penurunan yang cukup drastis (berakibat "menyerahnya" Sony Corporation untuk ke luar dari pasaran PDA di AS), masih terlihat adanya upaya-upaya baru seperti yang ingin didorong oleh Hewlett Packard dengan Ipaq seri 6300 yang sudah dilengkapi dengan teknologi seluler GSM.

Pada akhirnya memang kita tidak lagi bisa membedakan mana fungsi komputasi dan mana fungsi komunikasi dalam percepatan konvergensi yang sekarang kita lihat. Nokia secara gencar menyebutnya dengan tema yang menarik pada acara Nokia Connection 2004 yang disebutnya sebagai "Live, Work & Play the Mobile Way".

Seluruh aktivitas sehari-hari kita akan terpusat pada berbagai perangkat teknologi yang akan bermunculan dalam berbagai bentuk. Di kawasan Eropa, ponsel juga sudah menjadi sebagai sebuah dompet, yang menjadikan ponsel sebagai sebuah sistem pembayaran melalui ponsel (lihat www.simpay.com). Di Indonesia, seorang anak bangsa membuat aplikasi yang memungkinkan pengguna ponsel untuk berkaraoke.

Dan kita pun berharap bahwa ponsel di masa mendatang (atau sekarang sudah tersedia di pasaran) juga akan berfungsi menjadi sebuah pena, atau merangkap sebagai perangkat kecantikan wanita untuk menggunakan bedak, pemantik untuk menyalakan rokok, "senjata" untuk melindungi diri, penunjuk laser, dan sebagainya. Atau bahkan mungkin sebagai pengaduk kopi. Semua ini kita harapkan agar teknologi komunikasi informasi benar-benar mampu mendukung mobilitas kita sehari-hari untuk menjalani hidup, bekerja, dan bermain. (rlp)

sumber: kompas.com

Rabu, 05 November 2008

WEBSITE

Apa Itu Website
Website adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide Web (WWW) di Internet yang berisi informasi bisa berupa teks, gambar, animasi, video.
Apa Manfaat Website Sekolah
1. Web sekolah dapat berfungsi sebagai sarana promosi sekolah
2. Website Sekolah dapat digunakan sebagai sarana komunikasi antara guru staf pengajar, siswa, orang tua, alumni dan pihak-pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.
3. Website sekolah dapat digunakan sebagai sosialisasi program kerja yang dilakukan sekolah
4. Website sekolah dapat digunakan sebagai digital library, e-learning dan e-commerce
Bahan/Informasi Apa Yang Diperlukan Dalam Pembuatan Website Sekolah?
Kebutuhan Informasi berikut dapat dalam bentuk brosur, pengumuman, surat edaran, photo untuk memudahkan merancang halaman web:

1. Profile Sekolah
(Sejarah, Misi dan Visi, Struktur Organisasi, Dewan Sekolah)
2. Staf Pengajar
(Daftar Guru, Riwayat Pendidikan Guru, Prestasi Guru)
3. Program Kerja
(Program kerja, Kalender akademik semester ganjil dan genap)
4. Sarana
(Gedung, Perpustakaan, Mushola, Kantin, Lapangan Olahraga, Laboratorium bahasa, laboratorium komputer, Parkir)
5. Kegiatan
(OSIS, Pramuka, PMR, Pecinta Alam, Studi Tour, Kegiatan Tahunan, Drum Band, Paskibraka, Kelompok Belajar)
6. Alumni
(Data Alumni, Informasi Alumni, Jadwal Reuni)
7. Kelas dan Jurusan Sekolah
(Jurusan, mata pelajaran, bahan belajar, buku panduan, informasi kelas, ketua kelas, wali kelas)
8. Galeri Photo
(Kumpulan photo sekolah seperti gedung, sarana sekolah, kegiatan, peresmian, prestasi, studi tour)

9. Modul/Bahan Ajar/E-book/Artikel Pendidikan

Pembuatan Website
Pembuatan website dapat menggunakan cms (content management system) yang bersifat gratis atau GNU lisensi yang ada di internet seperti aura cms, moodle, joomla, phpnuke,pangsit cms dan lain-lain

Langkah Langkah Membuat Website
1. Buat rencana (blueprint) – seperti hal-nya pada saat anda membangun sesuatu, rencana harus dibuat. Bagian-bagian apa saja yang akan dibangun di situs anda. Penentuan tema/tujuan, menyusun atau menjabarkan struktur dari website kedalam diagram flow, membuat sketsa desain, membuat layout desain
2. Indentifikasi content dari situs – dalam segala hal hampir pasti akan ada content-nya. Pertanyaanya adalah content mana yang paling cocok. Tentu saja dalam hal ini profile sekolah
3. Mengerti copyright (hak cipta) – yakinkan bahwa material / bahan yang digunakan untuk membangun situs anda tidak ada yang melanggar hak cipta. Jangan sampai mengambil bahan-bahan tersebut tanpa ijin; kecuali memang sifatnya public domain.
4. HTML – Hyper Text Markup Language yang saat ini merupakan tulang punggung Web di Internet jika perlu anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang HTML. Tapi dengan adanya banyak editor HTML (contohnya Microsoft Frontpage) maka sebetulnya dengan pengetahuan yang sangat minim tentang HTML maka kita sudah bisa membuat sendiri situs Web itu.
5. Rancang untuk audience anda – pada akhirnya pemirsa situs yang akan menjadi penentu, situs harus dirancang / di sesuaikan untuk pemirsa yang kita tuju. Tentunya akan lebih baik lagi jika anda bisa melakukannya secara paralel dengan aktifitas diskusi interaktif di mailing list di Internet. Seperti semua kompetisi maka hanya pemimpin yang akan menang & menarik audience anda.
6. Bekerja dengan grafik – besar belum tentu baik untuk situs web anda. Sering kali justru grafik yang besar akan menghambat kerja web anda.
7. Tip disain web - dua hal yang perlu diperhatikan baik-baik yaitu tampilan dan kecepatan me-load halaman Web. Fokuskan supaya effisien & menarik pengunjung.
8. Advanced web tools – CGI scripts, shockwave & java merupakan perangkat yang lebih canggih untuk menambah tingkat interaktifitas situs anda di Internet. Tentunya membutuhkan kemampuan programming yang lumayan untuk menggunakan tool tersebut.
9. Mencari rumah untuk situs anda – banyak sekali pilihan tempat anda bisa meletakan situs anda dari yang gratisan seperti geocities.com sampai yang mahal. Dari yang di letakan di server di tempat anda sendiri sampai menyewa di server farm di Internet. Semua di sesuaikan dengan maksud & tujuan maupun kantong anda.
10. Publikasikan situs anda – kenalkan situs anda ke Internet tidak hanya sekedar mempunyai URL (alamat Web saja). Anda harus berusaha mati-matian di berbagai kesempatan, iklan di koran, aktif di mailing list, melakukan aliansi-aliansi strategis untuk memperkenalkan situs anda. Beberapa situs bahkan lebih ekstrim lagi, yaitu dengan memberikan uang dalam bentuk beenz ke pengunjungnya. Hanya dengan keaktifan demikian maka anda akan menarik penggunjung ke situs anda.
11. Pelihara & update – agar sukses maka kita harus bisa menjaga agar informasi yang ada di situs tersebut selalu yang terbaru.
12. Membuka masukan – interaksi dengan masyarakat internet akan membuka banyak sekali kesempatan maupun tantangan yang sulit. Mekanisme feedback ini harus dilakukan untuk kebaikan kita semua.
13. Ukur traffik – mengukur merupakan pekerjaan yang harus dilakukan untuk menjustifikasi seberapa jauh informasi yang kita tayangkan di situs kita bermanfaat bagi orang banyak.
14. Cari pertolongan – jika pada saat anda bekerja ternyata memperoleh kesulitan, jangan malu-malu untuk mencari pertolongan ke orang yang profesional.(Tanya pada mailinglist atau mencari bahan rujukan di internet)Untuk sekolah dapat mengadakan pelatihan ICT untuk para guru dengan materi pembuatan website menggunakan php dan mysql
Contoh Pengalokasian Waktu Pengerjaan Website

Rencana Kerja Hari
blue print (rencana pembuatan website)
- Tema/tujuan
- Sketsa
- Navigasi
- Lay out desain 4
Pengumpulan data (graphic, materi, teks, dll) 2
Pengerjaan Website
- Pengerjaan HTML dan script
- Pengeditan graphic/gambar
- Pengerjaan script PHP & MySQL 10
Peng-input-an data website 2
Perbaikan website 2
Total 20

Fasilitas Pendukung Homepage
Guesbook
Buku tamu di mana orang bisa mengisi identitas tentang dirinya, mengkritik dan memberi saran.

Counter
Menghitung seberapa banyak pengunjung yang telah masuk ke homepage kita

Chatting
Fasilitas ngobrol dapat di buat di homepage Anda sendiri.

Pooling
Bila Anda ingin tahu jawaban terbanyak dari para pengunjung tentang pilihan dari pertanyaan-pertanyaan Anda.

Web Promote
Mempromosikan homepage anda dengan sekali klik, maka homepage kita akan masuk ke beberapa situs search engine.

Mailing List
Membuat komunitas lewat email yang membicarakan hal-hal tertentu bersama orang lain.

Web Statistik
Melihat statistik homepage Anda. Dari mana saja pengunjung berasal, browser apa saja yang mereka pakai, hari apa saja homepage kita ramai dikunjungi orang.

Web Check
Mengetahui kecepatan loading dan spesifikasi tentang homepage anda.
Software-Software yang dipakai
Desain
Untuk membuat desain suatu homepage biasanya para web designer dimulai dengan software ini sebagai tampilan sementara atau dalam membuat layout homepage.
- Adobe Photoshop : Desain berbasis titik ( bitmap )
- Adobe Image Ready : Memotong gambar-gambar ke dalam format html
- dll
Efek Desain :
hal ini dilakukan untuk menghidupkan desain yang telah kita rancang. Seperti menambah efek cahaya, textur dan manipulasi teks.
- Macromedia Firework : Efek teks
- Painter : Memberikan efek lukisan
- dll
Animasi :
Penambahan animasi perlu untuk membuat homepage agar kelihatan menarik dan hidup.
- 3D Studio Max : Untuk membuat objek dan animasi 3D.
- Macromedia Flash : Menampilkan animasi berbasis vector yang berukuran kecil.
- Microsoft Gif Animator : Membuat animasi file gif
- dll
Web Editor :
menyatukan keseluruhan gambar dan tata letak desain, animasi, mengisi halaman web dengan teks dan sedikit bahasa script.
- Cold Fusion
- Microsoft Frontpage
- Macromedia Dreamweaver
- dll

Programming :
dikerjakan setelah sebagian besar desain homepage telah rampung. Programming bertugas sebagai akses database, form isian dan membuat web lebih interaktif. Contoh : Membuat guestbook, Form isian, Forum, Chattin Portal, Lelang dan Iklanbaris.
- ASP ( Active Server Page )
- Borland Delphy
- CGI ( Common Gateway Interface )
- PHP
- dll
Upload :
html kita perlu di letakkan ( upload ) di suatu tempat ( hosting ) agar orang di seluruh dunia dapat melihat homepage kita.
- Bullet FTP :
- Cute FTP :
- WS-FTP :
- dll
Sound Editor :
homepage kita belum hidup tanpa musik. Untuk mengedit file midi atau wav, perlu alat khusus untuk itu.
- Sound Forge : Mengedit dan menambah efek file yang berformat mp3 dan wav.
- Cakewalk : Mengedit dan menambah efek untuk file yang berformat midi

DOMAIN NAME / ALAMAT WEBSITE

Apa Itu Domain Name
Nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya "wikipedia.org". Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.

Mengapa Membutuhkan Domain?
Bila Anda mempunyai sebuah bisnis dan ingin agar informasi bisnis Anda mudah ditemukan oleh khalayak dunia, atau ingin citra perusahaan Anda meningkat dengan online di Internet, atau bila Anda memang mempunyai bisnis berbasis Internet, maka Anda memerlukan sebuah server yang terhubung dengan Internet selama 24 jam sehari untuk menempatkan homepage Anda.

Contoh Nama Domain
- www.p4tk-bispar.net
- www.yahoo.com
- www.google.com
- www.smkn6dki.or.id
- www.smkn3pekanbaru.net

HOUSTING

Apa Itu Housting
Jasa layanan internet yang menyediakan server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP atau DNS. Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS, dedicated server.
Bagaimana Mimilih Paket Housting?
1. Ketahui secara pasti kebutuhan website anda
Anda ingin membuat sebuah personal website, apakah anda akan ambil paket yang besar? Untuk apa bandwith 5GB perbulan jika website anda hanya dikunjungi 10 orang perbulan (misalnya). Pemilihan paket yang tepat akan memaksimalkan harga/kinerja yang anda dapatkan.

2. Harga vs. Kualitas
Merupakan marketing gimmick yang cukup menyesatkan jika ada yang menyebutkan bahwa harga tidak berbanding dengan kualitas. Biaya adalah sebuah konsekuensi logis untuk menghadirkan sebuah layanan yang benar - benar dapat diandalkan Sering kali pemain bisnis hosting yang baru terjun di bisnis ini hanya memperhitungkan resource space dan traffic limit. Padahal di luar itu banyak sekali batasan - batasan lain sebuah server di antaranya adalah CPU load dan Memmory. Oleh karena itu jika harga yang di tawarkan sangat murah maka konsekuensinya adalah pengurangan - pengurangan fasilitas hosting yang berpotensi besar menimbulkan beban berlebih pada server. Jika ada yang menawarkan harga sangat murah namun tetap menawarkan fasilitas - fasilitas yang fantastis, maka hal ini seharusnya menjadi tanda tanya besar.

3. Serba Unlimited? Impossible!
Aplikasi yang biasanya dapat membuat CPU load menjadi tinggi di antaranya adalah web itu sendiri, database, mailing list, dan FTP. Untuk itu biasanya perusahaan web hosting membatasi jumlah mailing list, FTP account, dan database untuk menjaga reliabilitas layanan. Selain itu traffic per bulan juga dibatasi dengan asumsi jika traffic tinggi, maka beban server juga tinggi. Oleh karena itu review kembali pilihan Anda jika pilihan tersebut jatuh pada perusahaan web hosting yang menawarkan fasilitas serba unlimited.

4. Kepemilikan dan Pengaturan Domain
Domain sudah selayaknya menjadi milik pelanggan dan pelanggan berhak melakukan pengaturan terhadapnya. Oleh karena itu pelanggan harus diberikan akses ke control panel domain yang berfungsi untuk mengatur domain secara administratif (whois info / kepemilikan) dan teknis (pengaturan nameserver) Apabila kepada pelanggan tidak diberikan control panel pengaturan domain, maka jika suatu saat pelanggan ingin memindahkan hosting, melakukan pengaturan nameserver, dan perpindahan kepemilikan domain atau transfer ke registrar domain lain akan menemui kesulitan karena bergantung pada perusahaan hosting tempat pelanggan membeli domain tersebut.
Housting Dibagi 2
Housting Gratisan (Free Housting)
Alamat websitenya
- www.i6networks.com
- free.prohosting.com
- www.freeservers.com
- www.netfreehost.com
- www.bravenet.com

Kekurangan dari freehousting yaitu
- Adanya iklan yang muncul pada website berupa pop up atau banner
- Server housting tiba-tiba down atau mati/tidak dapat diakses

Housting yang berbayar
Alamat websitenya
 www.masterwebnet.com/
 www.ampera.web.id
 www.plasahosting.com/
 www.indonesia-hosting.com/
Fasilitas-Fasilitas Housting

a. Control Panel:
Control Panel digunakan untuk mengatur, memelihara, dan memonitor website anda. Biasanya perusahaan hosting memiliki pilihan sendiri untuk control panel yang akan diberikan ke clientnya.
Fasilitas dasar yang terdapat pada control panel secara umum terdiri atas:
• Statistik: berisi data lengkap dari kunjungan user ke sebuah website
• File Manager
• Konfigurasi e-mail account: memudahkan anda untuk mengatur e-mail account pada website
• Database Management: Tergantung dari paket yang anda pilih, apabila pada paket tersebut disertakan database didalamnya (contoh: MySQL, PostgreSQL, dll), maka fasilitas ini menjadi sangat krusial.
• Pengaturan account FTP

b. Mail Account
Digunakan untuk membuat e-mail di website. Id e-mail yang dipilih bebas. Contoh: anda memiliki domain www.aku.com, maka dapat dibuat e-mail dengan nama saya@aku.com . Terasa lebih personal bukan.

c. Anti Virus, SpamBlocker, & SpamBox
Fasilitas ini diberikan untuk mengamankan website dan e-mail dari gangguan2 yang tidak menyenangkan.

d. Mailing List
Oleh para netters biasa disingkat milis. Contoh penyedia milis gratis adalah Yahoo Groups. Jika website anda memiliki fasilitas mailing list, maka anda bisa membuat sebuah milis dengan menggunakan alamat website anda seperti Yahoo Groups.
e. POP & SMTP Access
Fasilitas ini akan memudahkan dalam mengirim e-mail dan menerima e-mail yang datang ke website anda. Anda bisa mengirim dan menerima e-mail dari perangkat PDA atau bahkan Handphone sekalipun (catatan: handphone anda harus memiliki fasilitas “e-mail” didalamnya), hanya dengan mengeset alamat POP & SMTP pada website anda.

f. Mail Forwarder / Alias
Mail Forwarder / Alias digunakan untuk “meneruskan” e-mail yang datang ke website anda ke alamat e-mail lain. Contoh: karena space anda yang terlalu kecil, e-mail saya@aku.com dapat anda teruskan ke gue@gmail.com yang memiliki space lebih besar untuk penyimpanan e-mail.

g. FTP Account
FTP (File Transfer Protocol) adalah standar protokol yang digunakan untuk melakukan transfer file (Upload dan Download). FTP account digunakan untuk mengatur account FTP yang terdapat di website anda.Account FTP yang dimaksud adalah username, password, Quota, dan ke direktori mana saja

h. Sub Domain

Dalam struktur penamaan domain (Domain Name System) terdapat dua tingkatan atau lebih. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat contoh berikut: http://diklat.p4tk-bispar.net terdiri atas tiga tingkatan.
i. Top Level Domain,
yang digunakan pada contoh diatas adalah .net . Ada banyak top level domain selain .net, misalnya saja, .com, .org, .info, .tv, dsb. Adalagi yang disebut dengan ccTLD (country code Top Level Domain). ccTLD diatur oleh tiap2 negara.
Contoh: .id digunakan untukI ndonesia, .uk digunakan di negara Inggris, dsb.
ii. Second Level Domain (Domain Tingkat Dua), dari contoh diatas adalah p4tk-bispar
iii. Subdomain, dari contoh diatas adalah diklat
Jadi, jika anda memiliki sebuah domain http://aku.com , anda dapat saja membuat sebuah subdomain (atau lebih). Misal: http://blog.aku.com (subdomainnya adalah blog).

i. Multiple Domain
Dengan fasilitas ini Anda dapat menggunakan satu paket hosting saja untuk meletakkan dua domain anda (atau lebih, tergantung dari kebijakan perusahaan hosting),

j. Database
Database digunakan untuk menyimpan data di website anda. Contoh: Anda ingin membuat sebuah toko online, maka data-data mengenai barang yang akan dijual, data pembeli, data transaksi, dsb dapat anda letakkan di database. Contohnya MySQL dan PostgreSQL.

k. Web Statistic
Berisi data lengkap dari kunjungan user ke website anda. Dari cpanel, anda dapat melihat hal2 yang berkaitan dengan kunjugan user ke website anda. Mulai dari jumlah kunjungan hingga besarnya bandwith yang telah di transfer website anda pada tiap kunjungan.

l. Fantastico (Pre installed Scripts)
Fantastico merupakan kumpulan script yang dapat anda install langsung di website anda. Misalnya jika anda ingin membuat sebuah portal, maka anda tinggal menginstall salah satu dari script untuk portal yang telah tersedia (cth: Joomla, Drupal, dsb).

m. Crontabs
Fasilitas ini dapat anda gunakan untuk mengeksekusi perintah yang telah anda buat secara terjadwal

n. Shell Access (SSH)
Dapat digunakan untuk memberikan “perintah” pada website anda melalui sebuah Shell. (advanced user).


Kriteria Sebuah Web Site yang Baik
Apa saja yang membuat sebuah web site baik , dan sebaliknya ? menurut CNET Builder.com ada beberapa kriteria pertimbangan , yaitu:
1 Usability
Menurut Jakob Nielsen , yang disebut-sebut sebagai usability guru, usability melibatkan pertanyaan " dapatkah user menemukan cara untuk menggunakan Website tersebut dengan efektif ( 'doing things right' ) ".
Usability - masih menurut Jakob Nielsen- mempunyai lima
karakteristik yaitu :
• Kemudahan untuk Dipelajari
• Effisiensi Penggunaan
• Kemudahan untuk Diingat
• Tingkat Frekuensi Kesalahan
• Tingkat Kepuasan Subyektif Pemakai

Kenapa perlu Usability ?
Kalau sebuah halaman HTML ( atau sekumpulan halaman HTML yang dikenal dengan Web Site ) dibuat dengan Usability in mind , maka halaman itu akan
• Mudah dipelajari cara pengunaannya oleh pengunjung
• Mudah diingat sistem navigasinya oleh pengunjung,
• Dapat digunakan dengan effisien ( doing the right things )
• Tingkat kesalahan user dalam mengoperasikan site tersebut minimal, dan yang paling penting
• Pengguna akan merasa puas dalam menggunakan site tersebut , dan kemungkinan besar akan kembali.

2 Sistem Navigasi
Kemudahan bernavigasi dalam site tersebut , melibatkan sistem navigasi site secara keseluruhan , dan desain Interface site tersebut.

3 Graphic Design
Kepuasan visual user ( lewat mata ) secara subyektif. melibatkan bagaimana desainer visual site tersebut membawa mata user menikmati dan menjelajahi site tersebut ... melalui pemilihan Layout, Warna, Bentuk dan Typografi .
4 Contents / Isi
Simply speaking, Content is King, sebagus apapun halaman anda secara design grafis , tanpa contents yang berguna dan bermanfaat akan bernilai nol ( kecuali kalau itu site eksperimental atau show-off) walaupun menurut Firmansjah Saftari , salah seorang web designer Indonesia dalam sebuah debat di mailing list design grafis ITB "Content is king , but without good design , Content is a naked king".

5 Masalah Kompatibilitas
Seberapa Luas sebuah website mendukung kompatibilitas dengan perangkat-perangkat tampilannya ( BROWSER ) , atau seberapa luas sebuah site memberikan alternatif untuk browser yang tidak dapat melihat sitenya. Jangan anda kira browser cuman sedikit : IE versi berapa ? Netscape versi berapa ? Opera ? Lynx ? Text Only ? Web TV ? Handheld PC ? Flash Plugin or not ?

6 Waktu Panggil ( Loading Time )
Seberapa Cepat sebuah site muncul atau menampilkan sesuatu di layar Browser pengunjungnya.
Menurut Jeffrey Veen , dari webmonkey.com : "Anda hanya memiliki 3 detik untuk meyakinkan user untuk tidak menutup window atau pergi ke site lain. Jadi letakkan 'sesuatu' di layar dalam waktu 3 detik dan buatlah 'sesuatu' itu menarik. "
Aturan ini diperlunak oleh webreview dalam 8 detik. jadi kalau sampai site anda mempunyai sebuah image bukan fotografi atau artwork ( dalam artian sebenarnya ) yang besarnya 40 kb ( satu image , maaf, sepertinya anda masih perlu belajar banyak tentang webdesign
Hint yang mungkin membantu , menurut Firmansjah Saftari , sebaiknya ukuran halaman sebuah HTML + image2 di dalamnya ( tanpa Flash ) sekitar 50-60 kb.



7 Functionality
Seberapa baik sebuah site bekerja dari aspek teknologikal-nya . Ini melibatkan programmer dengan SCRIPT-nya , misal HTML ( DHTML), 404 Error pages , PHP3, ASP, ColdFusion , CGI , SSI dll.

SUMBER

Selasa, 04 November 2008

budaya dan konsep teknologi

budaya

FENOMENA KONSEP KEBUDAYAAN INDONESIA

Diarsipkan di bawah: Culture — greata @ 11:51 am

MEMAHAMI KEBUDAYAAN

Kebudayaan atau culture adalah keseluruhan pemikiran dan benda yang dibuat atau diciptakan oleh manusia dalam perkembangan sejarahnya. Ruth Benedict melihat kebudayaan sebagai pola pikir dan berbuat yang terlihat dalam kehidupan sekelompok manusia dan yang membedakannya dengan kelompok lain. Para ahli umumnya sepakat bahwa kebudayaan adalah perilaku dan penyesuaian diri manusia berdasarkan hal-hal yang dipelajari/learning behavior (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ;1999).

Kebudayaan sifatnya bermacam-macam, akan tetapi oleh karena semuanya adalah buah adab (keluhuran budi), maka semua kebudayaan selalu bersifat tertib, indah berfaedah, luhur, memberi rasa damai, senang, bahagia, dan sebagainya. Sifat kebudayaan menjadi tanda dan ukuran tentang rendah-tingginya keadaban dari masing-masing bangsa (Dewantara; 1994).

Kebudayaan dapat dibagi menjadi 3 macam dilihat dari keadaan jenis-jenisnya:

  • Hidup-kebatinan manusia, yaitu yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat dengan adapt-istiadatnya yang halus dan indah; tertib damainya pemerintahan negeri; tertib damainya agama atau ilmu kebatinan dan kesusilaan.
  • Angan-angan manusia, yaitu yang dapat menimbulkan keluhuran bahasa, kesusasteraan dan kesusilaan.
  • Kepandaian manusia, yaitu yang menimbulkan macam-macam kepandaian tentang perusahaan tanah, perniagaan, kerajinan, pelayaran, hubungan lalu-lintas, kesenian yang berjenis-jenis; semuanya bersifat indah (Dewantara; 1994).

Ki Hajar Dewantara mendefinisikan kebudayaan sebagai kemenangan atau hasil perjuangan hidup, yakni perjuangannya terhadap 2 kekuatan yang kuat dan abadi, alam dan zaman. Kebudayaan tidak pernah mempunyai bentuk yang abadi, tetapi terus menerus berganti-gantinya alam dan zaman. (Dewantara; 1994).

KEBUDAYAAN NASIONAL

Kebudayaan Nasional Indonesia adalah segala puncak-puncak dan sari-sari kebudayaan yang bernilai di seluruh kepulauan, baik yang lama maupun yang ciptaan baru, yang berjiwa nasional (Dewantara; 1994).

Kebudayaan Nasional Indonesia secara hakiki terdiri dari semua budaya yang terdapat dalam wilayah Republik Indonesia. Tanpa budaya-budaya itu tak ada Kebudayaan Nasional. Itu tidak berarti Kebudayaan Nasional sekadar penjumlahan semua budaya lokal di seantero Nusantara. Kebudayan Nasional merupakan realitas, karena kesatuan nasional merupakan realitas. Kebudayaan Nasional akan mantap apabila di satu pihak budaya-budaya Nusantara asli tetap mantap, dan di lain pihak kehidupan nasional dapat dihayati sebagai bermakna oleh seluruh warga masyarakat Indonesia (Suseno; 1992).

Dalam pasal 32 UUD 1945 dinyatakan, “Kebudayaan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budi-daya rakyat Indonesia seluruhnya. Kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah di seluruh Indonesia, terhitung sebagai Kebudayaan Bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan, dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri, serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia” (Atmadja, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita; 1999).

AKAR KEBUDAYAAN INDONESIA

Berikut ini akan penulis kutipkan mengenai sejarah nenek moyang bangsa Indonesia dari tulisan Mochtar Lubis pada tahun 1986 dalam pidato kebudayaannya yang berjudul “Situasi Akar Budaya Kita”.

Nenek moyang kita adalah bahagian dari arus perpindahan manusia yang bergerak di zaman lampau yang telah hilang sebagai hilangnya bayangan wayang dari layar sejarah, bergerak dari bagian Timur Eropa Tengah dan bagian Utara wilayah Balkan sekitar laut Hitam ke arah timur, mencapai Asia, masuk ke Tiongkok. Dan di Tiongkok arus perpindahan ini bercabang-cabang ke utara, timur dan selatan.

Arus selatan mencapai daerah Yunan, sedang bagian timur mencapai laut Indo Cina. Di sinilah tempat lahirnya budaya asal Indonesia. Manusia-manusia yang berpindah dan bergerak ke Asia dari Eropa Tengah dan Wilayah Balkan itu adalah orang Tharacia, Iliria, Cimeria, Kakusia, dan mungkin termasuk orang Teuton, yang memulai perpindahan mereka di abad ke-9 hingga abad ke-8 sebelum nabi Isa. Mereka membawa keahlian membuat besi dan perunggu.

Nenek moyang orang Indonesia yang telah berada terlebih dahulu dari mereka di daerah Dongson ini telah mengembangkan seni monumental tanpa banyak ornamentik yang dekoratif. Dari pendatang-pendatang baru ini mereka mengambil alih, menerima, dan mencernakan seni ornamentik pendatang-pendatang dari barat ini. Tidak saja dalam ornamentik, akan tetapi juga dalam hiasan tenunan (amat banyak persamaan antara hiasan tenun Indonesia dan Balkan umpamanya), dan juga dalam musik dan nyayian. Jaap Kunst, seorang ahli musik, juga ahli musik Indonesia mengindentifikasikan persamaan nyayian rakyat di pulau Flores dengan nyanyian rakyat di bagian timur Yugoslavia (Balkan). Kebudayaan Dongson menunjukkan lebih banyak persamaan dan kaitan dengan budaya Eropa dibanding budaya Cina.

Nenek moyang Dongson inilah yang bergerak ke selatan, dan kemudian mencapai Nusantara. Di Nusantara hampir tidak ada perpisahan antara zaman perunggu dan zaman besi. Hal ini sama juga terjadi di Indo Cina. Dalam penggalian situs-situs purbakala, perunggu dan besi selalu ditemukan bersama-sama. Hulu pisau dongson banyak berbentuk manusia, seperti keris Majapahit. Bentuk hulu pisau yang serupa juga ditemukan di Holstein (Jerman), Denmark, dan di Kauskasus.

Tetapi, sebelum nenek moyang dari Dongson turun ke Nusantara, kelompok-kelompok manusia lain telah terlebih dahulu datang. Selama zaman es terakhir, kurang lebih 15.000 tahun sebelum Masehi, sejarah bumi Nusantara menunjukkan bahwa sebagian besar Nusantara bagian barat menyatu dengan daratan Asia Tenggara, Jawa, Sumatera, Kalimantan dan wilayah yang kini laut Jawa. Ketika es berakhir, permukaan laut naik kembali, dan terbentuklah gugusan pulau-pulau seperti yang kita kenal kini. Sejarah bumi Nusantara telah berpengaruh besar pada perkembangan manusia Melayu-Polinesia. Mereka menjadi bangsa maritim, yang kurang lebih 1000 tahun sebelum nabi Isa megarungi Samudera Hindia. Manuskrip tua Hebrew dari masa akhir 2000 dan permulaan 1000 sebelum tahun Nabi Isa telah menyebut perdagangan kulit manis dari berbagai tempat sepanjang pantai timur Afrika.

Sebuah naskah Arab dari abad ke 13 menceritakan masuknya orang Melayu-Polinesia ke belahan barat Samudera Hindia. Naskah itu mengatakan bahwa di masa mundurnya Kerajaan Fira’un di Mesir, tempat yang bernama Aden, yang menguasai jalan masuk ke laut Merah (yang masa itu merupakan tempat penduduk nelayan), telah direbut oleh orang Qumr (Melayu-Polinesia) yang datang dengan armada yang terdiri dari perahu-perahu yang memakai cadik. Mereka mengusir penduduk setempat, membangun berbagai monumen dan memilihara hubungan langsung dengan pulau Madagaskar dan Asia Tenggara. Para ahli sejarah menyebutkan hal itu mungkin terjadi di masa Nabi Isa masih hidup. Untuk masa yang cukup lama orang Melayu-Polinesia menguasai pelayaran dan perdagangan lewat Samudera Hindia dari Asia Tenggara ke pintu Laut Merah, sepanjang pantai timur Afrika dan Pulau Madagaskar.

Dalam melakukan ini, mereka juga telah membawa berbagai kekayaan budaya ke Madagaskar dan Afrika. Di Madagaskar mereka telah menetap di belahan barat pulau itu. Hingga kini masih terlihat berbagai persamaan kata antara bahasa Madagaskar dan bahasa suku Manyaan di Kalimantan. Ke timur, nenek moyang Melayu-Polinesia ini berlayar jauh ke pedalaman pasifik, menetap di berbagai kepulauan, dan mereka paling ke timur mencapai Easter Island, pulau terjauh ke timur dari Nusantara.

Jelaslah bahwa budaya bangsa kita berakar jauh ke zaman prasejarah, ke masa silam yang begitu jauhnya, hingga telah lenyap dari ingatan bangsa kita. Jelas pula bahwa kita telah mewarisi budaya dunia yang ada di masa itu, di samping nenek moyang kita telah memberi pula sumbangan pada budaya-budaya bangsa lain di seberang Samudera Hindia, serta menciptakan berbagai budaya di Madagaskar, dan di kepulauan-kepulauan Samudera Pasifik.

Mengingat ini kembali, apakah kita kini, sebagai pewaris langsung dari mereka, harus merasa gentar menghadapi abad ke 21 dan seterusnya? Seharusnya tidak! Kita harus berani memeriksa diri secara cermat. Apa kekurangan-kekurangan kita kini, hingga kita tidak memiliki kemampuan, keberanian dan daya cipta untuk berbuat yang besar-besar bagi bangsa kita dan umat manusia hari ini?

Proses melalui zaman Mesolitik mencapai zaman Neolitik mungkin terjadi kurang lebih 3500-2500 tahun sebelum Nabi Isa. Ketika itu mereka mulai tinggal bersama dalam komunitas-komunitas kecil dan mulai mengembangkan pertanian dan sistem pengairan. Di zaman ini berkembang akar budaya musyawarah Indonesia, karena di kala itu belum ada kepala dan raja, dan semuanya masih dimusyawarahkan oleh semua anggota komunitas, dipimpin oleh orang-orang yang lebih tua. Wanita ikut bermusyawarah, dan anak-anak boleh hadir dan ikut mendengar. Di suku Sakudei di pulau Mentawai, seorang peneliti Swiss melaporkan bahwa dia masih menemukan tradisi musyawarah yang lama itu.

Akar budaya kita juga tumbuh dalam kepercayaan bahwa segala yang ada di bumi memiliki ”ruh-ruh” sendiri. Ruh manusia adalah saudaranya, yang dapat melepaskan diri dari dalam badan seseorang, dan ruh itu dapat mengalami bencana dalam petualangannya di luar tubuh kita, yang dapat mengakibatkan yang punya tubuh jatuh sakit atau mati. Manusia harus berbaik-baik dalam hubungannya dengan dunia roh ini.

Selanjutnya nenek moyang kita di masa Megalitik itu memiliki konsep hubungan dan pertentangan antara dunia atas dan dunia bawah. Dalam upacara-upacara khusus, mereka membangun megalith-megalith dengan tujuan melindungi ruh dari bahaya-bahaya yang datang dari dunia bawah, untuk menjadi penghubung antara yang hidup dan yang telah mati, dan untuk mengabadikan kekuatan-kekuatan magis mereka yang membangun megalith-megalith tersebut, atau untuk siapa batu-batu itu dibangun. Megalith-megalith dibangun untuk memperkuat kesuburan manusia, ternak dan apa yang mereka tanam, dan dengan demikian memperbesar kekayaan generasi-generasi yang akan datang.

Kebudayaan Megalitik ini kemudian dimasuki oleh budaya Dongson yang membawa teknologi perunggu dan besi, dan memberikan nafas dan kekuatan serta daya cipta baru pada kelompok-kelompok budaya di Nusantara. Diperkirakan pula bahwa budaya Dongson membawa teknologi bertanam padi di sawah. Teknologi padi sawah mendorong komunitas-komunitas kecil untuk lebih berintegrasi mengembangkan dan memilihara sistem pengairan, koordinasi bertanam serempak pada waktu yang sama. Dalam proses sejarah, teknologi padi sawah ini telah mendorong proses integrasi masyarakat-masyarakat desa Indonesia yang hingga kini tumpuan kehidupan terbesar bangsa kita. Ia juga erat hubungannya dengan irama iklim, datang musim kering dan musim hujan, yang mempengaruhi pola kehidupan di Indonesia. Musim panen merupakan musim perkawinan umpamanya.

Pemujaan nenek moyang merupakan salah satu akar budaya bangsa Indonesia. Pandangan kosmik mengenai kontradiksi antara dunia bawah dan dunia atas tercermin dalam organisasi sosial berbagai suku bangsa kita; garis ibu dan garis ayah, hubungann dasar antara dua suku yang saling mengambil laki-laki dan perempuan dari dua suku untuk perkawinan, membuat tiada satu suku lebih tinggi kedudukannya dari yang lain. Setiap suku bergantian menduduki tempat yang superior dan tempat di bawah. Struktur tradisi kesukuan ini merupakan sebuah mekanisme ke arah demokrasi, yang seandainya kita pandai mengembangkannya dapat merupakan kekuatan untuk tradisi demokrasi bangsa kita.

Datangnya agama Budha, Hindu dan Islam, bangkitnya feodalisme, lalu datang orang Eropa membawa penindasan penjajah, dan agama Nasrani, lalu lewat pendidikan Barat masuk pula ilmu pengetahuan modern dan tekonologi modern telah mendorong berbagai proses kemasyarakatan, politik, ekonomi, dan budaya, yang akhirnya membawa manusia Indonesia pada keadaan hari ini.

Akar budaya lama jadi layu dan terlupakan, meskipun ada diantaranya tanpa kita sadari masih berada terlena di bawah sadar kita. Bangkitnya feodalisme di Indonesia dengan lahirnya berbagai kerajaan besar dan kecil telah mengubah hubungan antara kekuasaan dan manusia atau anggota masyarakat. Penjajahan Belanda menggunakan sistem menguasai dan memerintah melalui kelas bangsawan atau feodal lama Indonesia telah meneruskan tradisi feodal berlangsung terus dalam masyarakat kita. Malahan setelah Indonesia merdeka, hubungan-hubungan diwarnai nilai-nilai feodalisme masih berlangsung terus, hingga sering kita mengatakan bahwa kita kini menghadapi neo-feodalisme dalam bentuk-bentuk baru.

Semua pendidikan modern, falsafah Barat dan Timur, ideologi-ideologi yang datang dari Barat mengenai manusia dan masyarakat. Agama Islam dan Nasrani yang jadi lapis terakhir di atas kepercayaan-kepercayaan lama dan nilai-nilai akar budaya kita, oleh daya sinkritisme manusia Indonesia, semuanya diterima dalam dirinya tanpa banyak konflik dalam jiwa dan diri kita.

Sesuatu terjadi dalam diri kita, hingga secara budaya tidak mampu memisahkan yang satu dari yang lain: mana yang takhyul, mana yang ilmiah, mana yang bayangan, mana yang kenyataan, mana yang mimpi dan mana dunia nyata. Malahan banyak orang kini membuat ilmu dan teknologi jadi takhyul dalam arti, orang percaya bahwa ilmu dan teknologi dapat menyelesaikan semua masalah manusia di dunia. Dan ada yang berbuat sebaliknya.

Kita jadi tidak tajam lagi membedakan mana yang batil dan mana yang halal. Karena itu beramai-ramai dan penuh kebahagiaan kita melakukan korupsi besar-besaran, dan tidak merasa bersalah sama sekali (Lubis, dalam ”Pembebasan Budaya-Budaya Kita; 1999).

KEBUDAYAN BARAT DI INDONESIA

Proses akulturasi di Indonesia tampaknya beralir secara simpang siur, dipercepat oleh usul-usul radikal, dihambat oleh aliran kolot, tersesat dalam ideologi-ideologi, tetapi pada dasarnya dilihat arah induk yang lurus: ”the things of humanity all humanity enjoys”. Terdapatlah arus pokok yang dengan spontan menerima unsur-unsur kebudayaan internasional yang jelas menguntungkan secara positif.

Akan tetapi pada refleksi dan dalam usaha merumuskannya kerap kali timbul reaksi, karena kategori berpikir belum mendamaikan diri dengan suasana baru atau penataran asing. Taraf-taraf akulturasi dengan kebudayaan Barat pada permulaan masih dapat diperbedakan, kemudian menjadi overlapping satu kepada yang lain sampai pluralitas, taraf, tingkat dan aliran timbul yang serentak. Kebudayaan Barat mempengaruhi masyarakat Indonesia, lapis demi lapis, makin lama makin luas lagi dalam (Bakker; 1984).

Apakah kebudayaan Barat modern semua buruk dan akan mengerogoti Kebudayaan Nasional yang kita gagas? Oleh karena itu, kita perlu merumuskan definisi yang jelas tentang Kebudayaan Barat Modern. Frans Magnis Suseno dalam bukunya ”Filsafat Kebudayan Politik”, membedakan tiga macam Kebudayaan Barat Modern:

a. Kebudayaan Teknologi Modern

Pertama kita harus membedakan antara Kebudayan Barat Modern dan Kebudayaan Teknologis Modern. Kebudayaan Teknologis Modern merupakan anak Kebudayaan Barat. Akan tetapi, meskipun Kebudayaan Teknologis Modern jelas sekali ikut menentukan wujud Kebudayaan Barat, anak itu sudah menjadi dewasa dan sekarang memperoleh semakin banyak masukan non-Barat, misalnya dari Jepang.

Kebudayaan Tekonologis Modern merupakan sesuatu yang kompleks. Penyataan-penyataan simplistik, begitu pula penilaian-penilaian hitam putih hanya akan menunjukkan kekurangcanggihan pikiran. Kebudayaan itu kelihatan bukan hanya dalam sains dan teknologi, melainkan dalam kedudukan dominan yang diambil oleh hasil-hasil sains dan teknologi dalam hidup masyarakat: media komunikasi, sarana mobilitas fisik dan angkutan, segala macam peralatan rumah tangga serta persenjataan modern. Hampir semua produk kebutuhan hidup sehari-hari sudah melibatkan teknologi modern dalam pembuatannya.

Kebudayaan Teknologis Modern itu kontradiktif. Dalam arti tertentu dia bebas nilai, netral. Bisa dipakai atau tidak. Pemakaiannya tidak mempunyai implikasi ideologis atau keagamaan. Seorang Sekularis dan Ateis, Kristen Liberal, Budhis, Islam Modernis atau Islam Fundamentalis, bahkan segala macam aliran New Age dan para normal dapat dan mau memakainya, tanpa mengkompromikan keyakinan atau kepercayaan mereka masing-masing. Kebudayaan Teknologis Modern secara mencolok bersifat instumental.

b. Kebudayaan Modern Tiruan

Dari kebudayaan Teknologis Modern perlu dibedakan sesuatu yang mau saya sebut sebagai Kebudayaan Modern Tiruan. Kebudayaan Modern Tiruan itu terwujud dalam lingkungan yang tampaknya mencerminkan kegemerlapan teknologi tinggi dan kemodernan, tetapi sebenarnya hanya mencakup pemilikan simbol-simbol lahiriah saja, misalnya kebudayaan lapangan terbang internasional, kebudayaan supermarket (mall), dan kebudayaan Kentucky Fried Chicken (KFC).

Di lapangan terbang internasional orang dikelilingi oleh hasil teknologi tinggi, ia bergerak dalam dunia buatan: tangga berjalan, duty free shop dengan tawaran hal-hal yang kelihatan mentereng dan modern, meskipun sebenarnya tidak dibutuhkan, suasana non-real kabin pesawat terbang; semuanya artifisial, semuanya di seluruh dunia sama, tak ada hubungan batin.

Kebudayaan Modern Tiruan hidup dari ilusi, bahwa asal orang bersentuhan dengan hasil-hasil teknologi modern, ia menjadi manusia modern. Padahal dunia artifisial itu tidak menyumbangkan sesuatu apapun terhadap identitas kita. Identitas kita malahan semakin kosong karena kita semakin membiarkan diri dikemudikan. Selera kita, kelakuan kita, pilihan pakaian, rasa kagum dan penilaian kita semakin dimanipulasi, semakin kita tidak memiliki diri sendiri. Itulah sebabnya kebudayaan ini tidak nyata, melainkan tiruan, blasteran.

Anak Kebudayaan Modern Tiruan ini adalah Konsumerisme: orang ketagihan membeli, bukan karena ia membutuhkan, atau ingin menikmati apa yang dibeli, melainkan demi membelinya sendiri. Kebudayaan Modern Blateran ini, bahkan membuat kita kehilangan kemampuan untuk menikmati sesuatu dengan sungguh-sungguh. Konsumerisme berarti kita ingin memiliki sesuatu, akan tetapi kita semakin tidak mampu lagi menikmatinya. Orang makan di KFC bukan karena ayam di situ lebih enak rasanya, melainkan karena fast food dianggap gayanya manusia yang trendy, dan trendy adalah modern.

c. Kebudayaan-Kebudayaan Barat

Kita keliru apabila budaya blastern kita samakan dengan Kebudayaan Barat Modern. Kebudayaan Blastern itu memang produk Kebudayaan Barat, tetapi bukan hatinya, bukan pusatnya dan bukan kunci vitalitasnya. Ia mengancam Kebudayaan Barat, seperti ia mengancam identitas kebudayaan lain, akan tetapi ia belum mencaploknya. Italia, Perancis, spayol, Jerman, bahkan barangkali juga Amerika Serikat masih mempertahankan kebudayaan khas mereka masing-masing. Meskipun di mana-mana orang minum Coca Cola, kebudayaan itu belum menjadi Kebudayaan Coca Cola.

Orang yang sekadar tersenggol sedikit dengan kebudayaan Barat palsu itu, dengan demikian belum mesti menjadi orang modern. Ia juga belum akan mengerti bagaimana orang Barat menilai, apa cita-citanya tentang pergaulan, apa selera estetik dan cita rasanya, apakah keyakinan-keyakinan moral dan religiusnya, apakah paham tanggung jawabnya (Suseno; 1992).

SITUASI BUDAYA INDONESIA

Dalam pemaparan tentang akar budaya di atas tadi telah kita ketahui bahwa nenek moyang kita adalah nenek moyang yang tangguh dan bangsa ini telah mampu melakukan akulturasi secara positif sehingga kita bisa mengintegrasikan kebudayaan luar untuk meningkatkan budaya sendiri. Namun kita harus melihat secara riil bagaimanakah keadaan budaya kita hari ini.

Sajiman Surjohadiprojo dalam pidato kebudayaannya di tahun 1986 menyampaikan tentang persoalah kita hari ini, yaitu kurang kuatnya kemampuan mengeluarkan energi pada manusia Indonesia. Hal ini mengakibatkan kurang adanya daya tindak atau kemampuan berbuat. Rencana konsep yang baik, hasil dari otak cerdas, tinggal dan rencana dan konsep belaka karena kurang mampu untuk merealisasikannya. Akibat lainnya adalah pada disiplin dan pengendalikan diri. Lemahnya disiplin bukan karena kurang kesadaran terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku, melainkan karena kurang mampu untuk membawakan diri masing-masing menetapi peraturan dan ketentuan yang berlaku. Kurangnya kemampuan mnegeluarkan energi juga berakibat pada besarnya ketergantungan pada orang lain. Kemandirian sukar ditemukan dan mempunyai dampak dalam segala aspek kehidupan termasuk kepemimpinan dan tanggung jawab.

Menurut beliau kelemahan ini merupakan Kelemahan Kebudayaan. Artinya, perbaikan dari keadaan lemah itu hanya dapat dicapai melalui pendekatan budaya. Pemecahannya harus melalui pendidikan dalam arti luas dan Nation and Character Building (Surjohadiprodjo, dalam ”Pembebasan Budaya-Budaya Kita; 1999).

Mochtar Lubis juga dalam kesempatan yang sama saat Temu Budaya tahun 1986, menyampaikan bahwa kondisi budaya kita hari ini ditandai secara dominan oleh ciri:
1. Kontradiksi gawat antara asumsi dan pretensi moral budaya Pancasila dengan kenyataan.
2. Kemunafikan.
3. Lemahnya kreativitas.
4. Etos kerja brengsek.
5. Neo-Feodalisme.
6. Budaya malu telah sirna ( Lubis, 1999).

TANTANGAN KEBUDAYAAN INDONESIA

1. Kebudayaan Modern Tiruan

Tantangan yang sungguh-sungguh mengancam kita adalah Kebudayaan Modern Tiruan. Dia mengancam justru karena tidak sejati, tidak substansial. Yang ditawarkan adalah semu. Kebudayaan itu membuat kita menjadi manusia plastik, manusia tanpa kepribadian, manusia terasing, manusia kosong, manusia latah.

Kebudayaan Blasteran Modern bagaikan drakula: ia mentereng, mempunyai daya tarik luar biasa, ia lama kelamaan meyedot pandangan asli kita tentang nilai, tentang dasar harga diri, tentang status. Ia menawarkan kemewahan-kemewahan yang dulu bahkan tidak dapat kita impikan. Ia menjanjikan kepenuhan hidup, kemantapan diri, asal kita mau berhenti berpikir sendiri, berhenti membuat kita kehilangan penilaian kita sendiri. Akhirnya kita kehabisan darah , kehabisan identitas. Kebudayaan modern tiruan membuat kita lepas dari kebudayaan tradisional kita sendiri, sekaligus juga tidak menyentuh kebudayaan teknologis modern sungguhan (Suseno;1992)

2. Bagaimana Memberi Makan, Sandang, dan Rumah

Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa, budaya adalah perjuangan manusia dalam mengatasi masalah alam dan zaman. Permasalahan yang paling mendasar bagi manusia adalah masalah makan, pakaian dan perumahan. Ketika orang kekurangan gizi bagaimana ia akan mendapat orang yang cerdas. Ketika kebutuhan pokok saja tidak terpenuhi bagaimana orang akan berpikir maju dan menciptakan teknologi yang hebat. Jangankan untuk itu, permasalahan pemenuhan kebutuhan kita sangat mempengaruhi pola hubungan di antara manusia. Orang rela mencuri bahkan membunuh agar ia bisa makan sesuap nasi. Sehingga, kelalaian dalam hal ini bukan hanya berdampak pada kemiskinan, kelaparan, kematian, akan tetapi akan berpengaruh dalam tatanan budaya-sosial masyarakat.

3. Masalah Pendidikan yang Tepat

Pendidikan masih menjadi permasalahan yang menjadi perhatian serius jika bangsa ini ingin dipandang dalam percaturan dunia. Ada fenomena yang menarik terkait dengan hal ini, yaitu mengenai kolaborasi kebudayaan dengan pendidikan, dalam artian bagaimana sistem pendidikan yang ada mengintrinsikkan kebudayaan di dalamnya. Dimana ada suatu kebudayaan yang menjadi spirit dari sistem pendidikan yang kita terapkan.

4. Mengejar Kemajuan Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Problem ini beranjak ketika kita sampai saat ini masih menjadi konsumen atas produk-produk teknologi dari negara luar. Situasi keilmiahan kita belum berkembang dengan baik dan belum didukung oleh iklim yang kondusif bagi para ilmuan untuk melakukan penelitian dan penciptaan produk-produk, teknologi baru. Jika kita tetap mengandalkan impor produk dari luar negeri, maka kita akan terus terbelakang. Oleh karena itu, hal ini tantangan bagi kita untuk mengejar ketertinggalan iptek dari negara-negara maju.

5. Kondisi Alam Global

Beberapa waktu yang lalu di halaman depan harian Kompas tanggal 12 April 2007, ada berita menarik mengenai keadaan bumi hari ini, ’Pemanasan Global, Jutaan Orang akan Teracam”. Pemanasan global akan memberi dampak negatif yang nyata bagi kehidupan ratusan juta warga di dunia. Demikianlah antara lain isi laporan kedua PBB yang sudah dipublikasikan tahun 2007. Laporan pertama berisikan bukti ilmiah perubahan iklim, sedangkan laporan ketiga akan membeberkan tindakan untuk menanganinya.

Laporan para pakar yang tergabung dalam Intergovermental Panel on Climate Change (IPCC) dibeberkan dalam jumpa pers secara serentak di berbagai belahan dunia, Selasa (10/04/2007). Laporan setebal 1.572 halaman itu ditulis dan dikaji 441 anggota IPCC.

Salah satu dampak pemanasan global adalah meningkatnya suhu permukaan bumi sepanjang lima tahun mendatang. Hal itu akan mengakibatkan gunung es di Amerika Latin mencair. Dampak lanjutannya adalah kegagalan panen, yang hingga tahun 2050 mengakibatkan 130 juta penduduk dunia, terutama di Asia, kelaparan. Pertanian gandum di Afrika juga akan mengalami hal yang sama.

Laporan itu menggarisbawahi dampak pemanasan global berupa meningkatnya permukaan laut, lenyapnya beberapa spesies dan bencana nasional yang makin meningkat. Disebutkan, 30% garis pantai di dunia akan lenyap pada 2080. Lapisan es di kutub mencair hingga terjadi aliran air di kutub utara. Hal itu akan mengakibatkan terusan Panama terbenam.

Naiknya suhu memicu topan yang lebih dasyat hingga mempengaruhi wilayah pantai yang selama ini aman dari gangguan badai. Banyak tempat yang kini kering makin kering, sebaliknya berbagai tempat basah akan semakin basah. Kesenjangan distribusi air secara alami ini akan berpotensi meningkatkan ketegangan dalam pemanfaaatan air untuk kepentingan industri, pertanian dan penduduk.

Asia menjadi bagian dari bumi yang akan paling parah. Perubahan iklim yang tak terdeteksi akan menjadi bencana lingkungan dan ekonomi, dan buntutnya adalah tragedi kemanusiaan. Laporan itu mengingatkan, setiap kenaikan suhu udara 2 derajat celsius, antara lain akan menurunkan produksi pertanian di Cina dan Bangladesh hingga 30 persen hingga 2050. Kelangkaan air meningkat di India seiring dengan menurunya lapisan es di Pegunungan Himalaya. Sekitar 100 juta warga pesisir di Asia pemukimannya tergenang karena peningkatan permukaan laut setinggi antara 1 milimeter hingga 3 milimeter setiap tahun. Saat ini, pemanasan global sudah terasa dengan terjadinya kematian dan punahnya spesies di Afrika dan Asia (Kompas, Kamis 12 April 2007).

MENUJU PERADABAN INDONESIA

Untuk membuat formulasi kebudayaan yang khas dan bisa menjawab tantangan zaman ke depan bukanlah pekerjaan yang mudah. Perlu adanya suatu kebersamaan dan peran serta setiap warga negara ini. Para pemikir dan ilmuan harus bekerja secara keras untuk membuat suatu konsep yang jelas dalam pencapaian ini.

Tujuan nasional perjuangan bangsa Indonesia adalah menciptakan masayarakat yang adil dan makmur. Perjuangan menuju peradaban Indonesia yang ideal membutuhkan waktu dan perjuangan. Pengakuan sebagai salah satu peradaban dunia harus memiliki beberapa syarat. Syarat-syarat itu dapat kita lihat dari perwujudan peradaban di dunia sejak permulaan sejarah manusia. Nampaknya, kehidupan satu masyarakat diakui sebagai satu peradaban kalau menunjukkan kehidupan lahiriah yang maju, dan kemajuan itu cukup menonjol dari kehidupan lahiriah masyarakat lain (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ;1999).

Kehidupan lahiriah yang maju itu merupakan hasil dari penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlaku di zamannya. Bahkan dalam masyarakat itu terjadi perkembangan berupa penemuan dan inovasi dalam iptek. Sebagai hasil penguasaan iptek dapat dimajukan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Hal yang sama berlaku bagi produksi di lautan dan kesejahteraan para nelayan dan pelaut. Industrialisasi mengalami perkembangan yang tinggi dengan menghasilkan berbagi macam barang yang disukai di dalam dan luar negeri. Berbagai prasaran, yaitu penghasil energi listrik, aneka ragam komunikasi, keadaan jalan darat, perhubungan darat, laut dan udara, semuanya dalam kondisi yang sesuai dengan perkembangan iptek internasional mutakhir. Kesejahtreaan merata di antara seluruh anggota masyarakat. Dan kalau ada rakyat yang miskin, maka itu merupakan minoritas kecil. Ini memungkinkan rakyat menyekolahkan anak-anaknya dengan baik, dan prasarana pendidikan tersedia dengan kualitas dan kuantitas yang memadai. Standar hidup yang tinggi dalam masyarakat memungkinkan bagian besar produksi pertanian dan isdustri dipasarkan dalam masyarakat sendiri, sehingga ketergantungan pada masyarakat luar tidak terlampau besar (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ; 1999).

Kondisi itu mendukung berkembangnya seni dan sastra yang kreatif. Berbagai kesenian mengalami kemajuan dan dilakukan penduduk dalam jumlah besar. Kesusasteraan menghasilkan buku dan hasil tulisan lain, yang banyak jumlahnya dan variasinya, serta terbeli oleh mayoritas masyarakat. Arsitektur menghasilkan rumah-rumah tempat tinggal, gedung-gedung pemerintahan, tempat-tempat ibadah yang indah, tapi juga kokoh dan tahan lama (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ; 1999).

Kondisi sosial cukup mantap dengan menunjukkan kehidupan keluarga yang sehat dan kokoh, kurang adanya pengangguran dan tidak ada kelaparan. Mungkin krimanalitas tidak dapat ditiadakan seratus persen, tetapi jumlah amat sedikit dan terkontrol. Akan tetapi peradaban tidak hanya memerlukan kehidupan lahiriah yang maju dan menonjol, juga perlu ada kehidupan rohaniah yang mantap dan merata (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ; 1999).

Kehidupan beragama dilakukan oleh penduduk dengan penuh keimanan dan ketaqwaan. Dan kerukunan antar berbagai agama berjalan baik. Orang tidak menjalankan ketentuan agama hanya sebagai ritual belaka, tetapi mempunyai dampak nyata dalam kehidupan yang bermoral dan disiplin tinggi. Maka ada kemampuan kendali diri yang cukup kuat. Itulah yang turut menyemarakkan kehidupan demokrasi yang mewujudkan kedaulatan rakyat. Dalam berbagai profesi, etik dijunjung tinggi tanpa mengurangi dinamika yang diperlukan masyarakat pada zaman itu (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ; 1999).

Persatuan bangsa terpelihara dengan baik, tanpa mengurangi hak dan kemampuan setiap unsur bangsa mengembangkan dirinya secara lahiriah dan batiniah. Adanya prasarana yang baik dalam berbagai bidang turut mendukung persatuan bangsa. Akan tetapi yang lebih penting adalah kesadaran tentang hubungan harmonis antara bagian dan keseluruhan (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ; 1999).

Hubungan luar negeri dengan bangsa-bangsa lain diselenggarakan dengan baik untuk membina perdamain dunia dan kesejahteraan umat manusia. Khususnya dengan lingkungan Asia Tenggara ada hubungan erat dan harmonis. Terhadap bangsa-bangsa yang tergolong miskin dan terbelakang dapat diadakan bantuan lahiriah dan batiniah yang mengusahakan kemajuan mereka (Sajidiman, dalam “Pembebasan Budaya-Budaya Kita” ; 1999).sumber

konsep teknologi

“Situs web dan situs purbakala tak jauh beda secara filosofi-nya, keduanya adalah artefak atau produk ilmu pengetahuan dari suatu peradaban manusia di abad tertentu.” ~ TimWB

Sejak jaman dahulu kala hingga sekarang, manusia telah berhasil merengkuh berbagai pencapaian yang luar biasa. Seperti yang bisa dirasakan suksesnya manfaat teknologi di bidang informasi saat ini, yaitu penggunaan Internet yang telah meng-global.

Dari halaman 1 sampai dengan 27 di dalam buku ini, Tim penulis mencoba menjelaskan singkat mengenai percepatan pencapaian beragam teknologi yang terjadi pada peradaban manusia kuno dan modern. Apakah perkembangan teknologi di era modern lebih cepat atau sama saja? Atau malah mungkin lebih lambat dibanding jaman dahulu? Dan, mengapa bisa terjadi percepatan dalam teknologi? (sejarah percepatan teknologi - Bab I)

Ok, sekarang kita coba kembali berbicara mengenai teknologi secara umum saja. Konsep pastinya adalah nilai manfaat dari suatu teknologi itu harus meningkat menurut proporsinya dari masa ke masa. Dengan kata lain, produksi, implementasi, dan operasional teknologi haruslah lebih cepat, lebih kokoh, lebih tahan lama, lebih praktis, lebih murah, lebih ramah lingkungan, dan segala kebaikan dari kata “lebih” lainnya. Itulah jika suatu karya berhak dikonsepkan sebagai suatu teknologi.

Satu contoh, Hukum Moore atas percepatan teknologi di bidang tren piranti keras komputer yang dikukuhkan oleh Gordon Earle Moore (co-founder perusahaan Intel) itu mengatakan bahwa; “Jumlah transistor yang dapat secara murah ditempatkan ke dalam sebuah microchip bertambah lebih banyak secara proporsional, menjadi dua kali lipat per 18 bulan." Artinya revolusi daya kerja processor Intel, misal dari Intel Pentium I ke Intel Pentium II, kemudian ke Intel Pentium III dan seterusnya itu dikonstantakan alias ditetapkan meningkat setiap 18 bulan. Dan, tentu output-nya dikualitaskan lebih praktis dan lebih murah untuk para penggunanya. Dan terbukti!


Buku teks wajib yang dilengkapi soal-soal ilmu eksakta seperti matematika dan fisika (essay dan hitungan) ini sudah sangat jarang di pasaran, mungkin malah sudah tidak ada sama sekali. Tapi jangan khawatir! Bagi mahasiswa jurusan teknik semester awal yang ingin belajar untuk memahami konsep teknologi sesungguhnya, buku dan artikel bertema sejenis pasti sudah banyak sekali dan amat mudah didapat. Apalagi dengan bantuan Google di Internet. (IF)

sumber